Buku ini berusaha menguak seluk beluk kesantunan berbahasa secara sosiopragmatik itu adalah dimensi-dimensi konteks yang sifatnya situasional dan sosiokultural. Temuan-temuan yang disajikan dalam buku ini melengkapi temuan-temuan dalam buku sebelumya yang ditulis penulis yang sama, yakni Pragmatik.