Text
Goosebumps: Hantu Auditorium
Brooke Rodgerz, bersahabat karib dengan Zeke Mathews. Mereka bersekolah di Woods Mill Middle School. Sekolah mereka tersebut akan mengadakan pementasan drama berjudul “Phantom”. Seleksi pemain dilakukan oleh Mrs. Walker. Brooke dan Zeke terpilih menjadi pemain utama dalam drama tersebut. Menurut penuturan Tina, teman sekelas mereka, drama ini sebenarnya tujuh puluh dua tahun yang lalu sudah akan dipentaskan. Akan tetapi, gagal karena salah satu pemain utamanya yang berperan sebagai hantu tiba-tiba saja menghilang saat drama akan dimulai. Menurut cerita tersebut pemain itu, kini menjadi hantu di Woods Mill Middle School.
Latihan dimulai, setiap sore anak-anak melakukan latihan di auditorium. Mereka diberi pengarahan oleh Mrs. Walker dan dijelaskan tentang seluk beluk panggung yang telah lama tidak dipakai. Namun, berkali-kali latihan selalu diganggu oleh munculnya hal-hal aneh. Pada awalnya Zeke lah yang dituduh melakukan itu semua untuk menakut-nakuti para pemain. Lama-lama Zeke tidak terima dengan tuduhan tersebut, apalagi sampai perannya diberikan pada orang lain gara-gara ia disangka sebagai biang kerok pengacau latihan.
Zeke, Brooke, dan salah sstu temannya yang bernama Brian meyelidiki semua itu. Mereka bisa membuktikan pada Mrs. Walker kalau pelakunya bukan Zeke. Pentas pun dilaksanakan, Zeke kembali mendapatkan perannya. Namun, pada saat pementasan Brooke tidak bermain dengan Zeke yang merupakan lawan mainnya. Ia bermain dengan hantu yang selama ini bergentayangan di auditorium. Hantu itu melakukan adegan yang tidak sama dengan yang ada di naskah. Namun, penonton tidak tahu dengan apa yang terjadi yang tahu hanyalah Brooke dan Zeke. Pada saat itu, Zeke terlambat datang ke pementasan karena ia dipukul orang di tengah jalan. Mereka tidak mempedulikan lagi apa yang terjadi, karena mereka sekarang tahu alasan hantu itu masih bergentayangan yaitu ia masih ingin memainkan perannya pada drama Phantom tersebut. Tujuh puluh dua tahun yang lalu, saat ia seharusnya memainkan peran dalam drama itu, ia malah terjatuh dan meninggal dunia satu jam sebelum pementasan. Tiba-tiba saja, di loker Zeke ada buku tahunan sekolah itu yang berisi anak-anak angkatan sekitar tujuh puluh dua tahun yang lalu. Di sana tertampang foto Brian yang selama ini menjadi teman mereka yang selalu ingin mendapat peran dalam drama itu.
Tidak tersedia versi lain