Text
Robohnya Surau Kami
mengisahkan seorang kakek Garin, yang meninggalsecara mengenaskan yaitu membunuh diri akibat dari mendengar cerita bualan seseorangyang sudah dikenalnya, ternyata cukup memikat siapapun yang membacanya. Karenadaya pikat itu, saya mencoba mengkajinya dan agar kajian ini, khususnya cerpen inimudah dipahami agaknya perlu juga memaparkan sinopsis cerpen
Robohnya Surau Kami
tesebut. Sinopsisnya itu seperti yang dipaparkan di bawah ini.Di suatu tempat ada sebuah surau tua yang nyaris ambruk. Hanya karena seseorang yangdatang ke sana dengan keikhlasan hatinya dan izin dari masyarakat setempat, surau ituhingga kini masih tegak berdiri. Orang itulah yang merawat dan menjaganya. Kelak orang ini disebut sebagai Garin.Meskipun orang ini dapat hidup karena sedekah orang lain, tetapi ada yang paling pokok yang membuatnya bisa bertahan, yaitu dia masih mau bekerja sebagai pengasah pisau.Dari pekerjaannya inilah dia dapat mengais rejeki, apakah itu berupa uang, makanan,kue-kue atau rokok.Kehidupan orang ini agaknya monoton. Dia hanya mengasah pisau, menerima imbalan,membersihkan dan merawat surau, beribadah di surau dan bekerja hanya untuk keperluannya sendiri. Dia tidak ngotot bekerja karena dia hidup sendiri. Hasil kerjanyatidak untuk orang lain, apalagi untuk anak dan istrinya yang tidak pernah terpikirkan
Tidak tersedia versi lain