Text
Kau Cinta pada Pandangan Pertama
Buku ini menceritakan seorang reporter sebuah televisi news yang adalah keponakan dari pemilik stasiun televisi tersebut, bernama Viola Sembiring yang biasa dipanggil Piyo.
Piyo bisa aja langsung dapat jabatan tinggi di stasiun televisi itu, tapi Piyo nggak mau begitu saja dengan bantuan omnya, Piyo ingin bisa naik jabatan dengan kemampuannya sendiri.
Piyo punya kebiasaan aneh. Dia sangat menyukai awan dan percaya awan akan memberikan pertanda kepadanya baik itu pertanda baik maupun buruk. Ketika pertanda baik, Piyo akan mengenakan topi rajut berwarna hijau. Ketika awan ‘memberitahunya’ untuk berhati-hati Piyo mengenakan topi rajut warna kuning, dan ketika pertanda buruk di’beritahu’ awan Piyo akan mengenakan topi rajut warna merah.
Kebiasaan Piyo ini bahkan terbawa saat Piyo harus meliput dan masuk televisi. Hal ini membuat atasannya yang dia panggil Singa marah dan menyuruh Piyo melepaskannya saat liputan, tetapi Piyo menolak, tentu saja.
Viola ini umurnya sudah 25 tahun tapi dia belum punya pacar. Hal ini membuat mamanya kelabakan dan sibuk menjodohkan Piyo dengan anak teman-temannya. Tapi tentu saja Piyo menolak dan bilang bahwa dia sudah punya pacar. Dan ketika mamanya ingin bertemu dengan pacarnya, Piyo menyuruh sahabatnya pura-pura jadi pacarnya. Hal itu nggak berlangsung lama, Piyo yang nggak bisa berbohong terus akhirnya bilang kalau dia sudah putus dengan pacarnya.
Itu malah membuat mamanya kembali semangat menjodohkan Piyo dengan anak sahabatnya. Tapi Piyo yang sudah jatuh cinta pada pandangan pertama dengan seorang pilot pesawat yang dicarter stasiun tv untuk meliput ke daerah konflik, tentu saja mati-matian menolak. Disinilah cerita cinta Piyo dimulai dengan pilot tersebut yang bernama Igo.
Tidak tersedia versi lain