Text
Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa
Semuanya bermula saat Florence L'etoile melarikan diri; ia berusaha lari dari sebuah kencan buta yang direncanakan oleh kedua orang tuanya. Dalam perjalanannya, tas yang ia bawa rusak sehingga ia kesulitan membawa barang-barangnya dengan tangan. Tak disangka, dalam kereta yang ia tumpangi, seorang lelaki duduk di hadapannya - dan lelaki itu tampak baru saja membeli sebuah tas baru. Hal yang sangat mengejutkan saat lelaki itu dengan mudahnya mengiyakan ketika Florence meminta tas tersebut. Dan dari sebuah tas itulah, Florence mengenal Vinter Vernalae.
Saat bertemu dengan Florence, Vinter sedang mengalami sebuah masalah. Temannya di Honfleur - Monsieur Zima - memintanya untuk mendatangkan sekelompok seniman untuk menggelar sebuah pertunjukan: membaca puisi, melukis, memainkan musik, hingga drama. Akan tetapi, kelompok seniman yang diundang oleh Vinter mendadak membatalkan kedatangan mereka. Untungnya, Florence yang memang memiliki kemampuan seni yang baik untuk bisa melakukan semua hal tersebut, menawarkan bantuannya kepada Vinter. Sebagai balasan atas tas yang diberikan oleh Vinter, Florence pun bersedia menolong lelaki itu.
Selama melakukan pertunjukan, Florence kemudian mengenal sosok Monsieur Zima - yang sebenarnya bukan nama aslinya; hanya nama panggilan yang selalu berganti sesuai dengan musim. Zima adalah orang yang amat kesepian dan kisah hidup yang menyedihkan. Tak Florence sangka, Vinter pun juga adalah seorang lelaki dengan masa lalu yang kelam. Perlahan-lahan, mereka saling mengetahui masa lalu masing-masing; keberadaan Florence mampu membuat Vinter tersenyum setelah sekian lama, dan Florence akhirnya menemukan lelaki yang bisa ia percaya. Akan tetapi, Florence harus menghadapi kenyataan bahwa orang tuanya sudah menjodohkannya dengan seorang lelaki; demikian pula Vinter yang mempunyai seorang gadis yang seharusnya memiliki tas yang diminta oleh Florence. Bagaimanakah akhir kisah mereka?
Tidak tersedia versi lain