Text
Kodo Terbaik
Mengisahkan tentang seorang laki-laki, Rizki, yang ditinggal oleh ayahnya.
Ayahnya meninggal dunia akibat tertembak. Sementara, ibunya membuang Rizki di panti asuhan ilegal bersama dua adik perempuannya. Panti asuhan yang mereka tinggali bukanlah panti asuhan betulan.
Dari luar, terdapat plang besi yang bertuliskan nama panti asuhan. Namun, di dalamnya terasa seperti penjara yang sangat menakutkan. Selama berada di panti, Rizki dan kedua adiknya hidup terlunta-lunta dan menderita.
Mereka tidak mendapatkan pendidikan yang lebih baik, justru disuruh mencari uang di jalanan. Ketika beranjak dewasa, Rizki keluar dari panti asuhan tersebut dan berjanji suatu hari nanti akan membawa adik-adiknya keluar untuk hidup dengan lebih layak.
Pada tujuh hari sebelum Lebaran, Rizki kembali ke panti asuhan tersebut untuk bertemu adik-adiknya. Adiknya yang paling kecil pun meminta kado Lebaran. Rizki yang tidak bekerja mencari cara agar bisa memberikan kado untuk adik tercintanya.
Ia tidak keberatan harus mencari uang dengan mencopet atau menjadi kurir barang haram. Selain itu, ia juga harus berjuang untuk dirinya sendiri serta menjaga adik-adiknya dari berbagai ancaman.
Novel ini menggambarkan tentang berbagai faktor kemiskinan yang terjadi pada tujuh hari menjelang Idulfitri.
Tidak tersedia versi lain